Acara ini diadakan untuk memberi penghargaan kepada media, khususnya media cetak. Penghargaan diberikan hanya untuk empat pemenang dengan kategori berita terbaik, feature terbaik, foto terbaik dan koran dengan berita pembangunan terbaik.
Baca juga: Siapa Bilang AWS Cuma Jurnalistik? Seni dan Sastra Oke Juga dan Dilema Demokrasi di Negara Pancasila
Ketua Panitia Stikosa AWS Media Award 2013, Sirikit Syah menjelaskan, untuk bisa menjadi pemenang dalam award ini ada kriterianya. “Dilihat dari rumus jurnalistik seperti ABC (Accuracy, Balance, Clarity), 5 W 1H (Who, What, Where, When, Why, How), cover bothside. Dan kalau tulisan feature ditambah human interest,” ungkapnya.
Selain itu, karya juga pernah dimuat di media cetak dengan random sampling selama enam bulan. “Ada 11 media cetak yang kita nilai dalam award ini. Diambil yang oplahnya terbesar dan jangkauannya luas di Indonesia,” ujar dia.
Diantaranya Harian Surya, Kompas, Republika, Seputar Indonesia, Bali Pos, Suara Merdeka, Media Indonesia, Koran Tempo, Jawa Pos, Pikiran Rakyat dan Kedaulatan Rakyat.
Sirikit menambahkan, award ini diberikan untuk mengapresiasi karya jurnalistik terbaik di Indonesia. “Yang jelas, ajang pemberian penghargaan diharapkan akan mampu mengangkat nama Jawa Timur di kancah media di Indonesia yang sekarang memiliki wilayah pers atau media yang
paling dinamis,” kata Sirikit.
Sementara Wakil Gubernur jatim, Saifullah Yusuf, yang ikut hadir dalam acara itu berharap award untuk media bisa diadakan setiap tahunnya. “Kalau perlu setiap tahun dan kategorinya lebih banyak lagi, ya kita dukunglah, luar biasa ini, untung ada Stikosa bukan Istighosah,” pungkasnya lantas tertawa.
(Sumber: LENSAINDONESIA.COM)
07:13
