Penegasan itu diutarakan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Tarman Azzam. Dia menyebutkan bahwa kemajuan daerah tergantung pada keberadaan pers, di samping kualitas pemerintah, keberadaan sumberdaya manusia (SDM) dan sumberdaya alam (SDA). Plus, kehadiran perbankan, kesehatan, perdagangan, pendidikan, dan infrastruktur.
“Keberadaan pers dapat memberdayakan suatu daerah. Tanpa pers, keterbukaan informasi dan program daerah bisa stagnan,” kata Tarman Azzam pada acara digelar di aula kantor Bupati Pasbar mulai pukul 10.00 itu.
Tarman Azzam mengingatkan mengingatkan, insan pers harus kritis sesuai hukum dan kode etik jurnalisitik. “Pers itu harus menjadi penuntut keadilan dan kebenaran. Tidak takut, tidak menyerah pada musuh. Bukan itu saja, wartawan itu harus banyak akal dan kaya siasat,” tegasnya.
Kebebasan pers di Indonesia, aku Tarman Azzam, masih memiliki kendala mulai kualitas SDM, profesionalitas, dan kesejahteraan pers juga belum terjamin. “Kendala lainnya, belum kuat budaya demokrasi, transparansi dan akuntabilitas. Akses informasi belum terbuka secara normal, serta lingkungan hidup dan HAM masih ada bermasalah. Untuk membangun daerah itu, juga harus memiliki antusiasme tinggi mulai dari kerja keras dan disiplin,” sebutnya.
Selain Tarman Azzam, puncak HPN Sumbar itu juga dihadiri Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) RI Bambang Susantono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Pasbar Baharuddin R, Wabup Pasbar Syahrul Dt Marajo, Sekkab Pasbar Yul Rizal Baharain, Ketua PWI Sumbar Basril Basyar. Juga, tokoh pers, awak media, para wartawan, dan undangan lainnya.
Wamenhub Bambang Susantono mengatakan, selain menghadiri HPN 2013, kehadirannya di Pasbar juga untuk meninjau Bandara Pusako Anak Nagari. Sepanjang persyaratan membuka bandara di daerah terpenuhi, pihaknya tidak akan mempersulit.
“Kalau bisa jangan Pasbar saja membuka bandara, tapi kabupaten lain di Sumbar juga harus mengusulkan pembukaan bandara. Tentunya, daerah itu juga harus memenuhi persyaratan dan peraturan,” ujarnya.
Di sisi lain, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, peranan pers membangun daerah terbukti dapat membawa perubahan lebih baik. Dia berharap media dalam memberitakan suatu berita, harus sesuai kode etik jurnalistik dan undang-undang. Kalau sudah dijalankan aturan jurnalistik itu, dia yakin pemberitaan juga tidak bakal bermasalah di kemudian hari.
“Pekerjaan wartawan ini sangat mulia dan sangat dihargai karyanya. Melalui HPN ini, diharapkan dapat membawa kemajuan daerah. Sesuai temanya ’Pers bermutu, nagari maju’,” kata Gubernur Sumbar.
Bupati Pasbar Baharuddin R mengatakan, kegiatan HPN ini diharapkan mampu membawa kemajuan daerah. Selain itu kehadiran rombongan Kemenhub dan gubernur Sumbar, diharapkan mampu mempercepat operasional Bandara Pusako Anak Nagari Laban, di Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo.
“Kehadiran bandara udara tidak serta merta mencari keuntungan saja bagi Pemkab Pasbar. Terpenting, dampak kehadiran bandara bisa meningkatan perekonomian masyarakat secara keseluruhan,” kata Bupati Pasbar.
(Sumber: Padang Ekpres)
07:08
